h1

Keringat dan Tawa saat di sana..

Agustus 10, 2009

Foto(846)Tak terasa sudah hampir 1 tahun saya menjalani aktivitas yang merutin yang memang benar-benar membutuhkan tidak hanya fisik dan kemampuan kognitif yang tinggi, tapi juga mental yang kuat, ya.. Bogor EduCARE tempatnya, di kampus ini saya belajar banyak hal tentang berjuang, berbagi, bersama, di tempat kuliah gratis ini pula saya merasakan yang namanya shock mental untuk pertama kalinya selain di gunung. Memang saya akui goncangan yang dirasakan saat kuliah di BEC sangat mengocok ketahanan mental, namun banyak hal yang membuat saya masih dapat terus bertahan di kampus ini.

Saat-saat berjuang adalah alasan utama saya masih ingin terus bertahan disini, karena di tempat ini, di BEC, saya tidak berjuang sendirian seperti saat saya naik gunung, saya berjuang bersama-sama mereka yang berjuang pula, mereka yang memiliki mental tahan banting, mereka yang mempunyai komitmen yang tidak mudah goyah, persaingan sehat antar kami, saya dan sahabat-sahabat saya.

Saat-saat berbagi membuat saya tidak ingin meninggalkan tempat tersebut terlalu cepat, saya tidak ingin kehilangan moment-moment tersebut terlalu dini, saya ingin kehilangan saat-saat tersebut bersama sahabat-sahabat saya, tak perduli apapun yang harus saya tempuh.

Saat-saat bersama adalah saat yang sangat tidak akan bisa saya lupakan, saat dimana ketika saya kelelahan setelah kuliah satu hari penuh menguras otak, saat-saat kebersamaan itu datang bersama hangatnya merah sore dan segelas kopi susu menentramkan pikiran saya di tengah hangatnya canda tawa sahabat-sahabat saya, membunuh sejenak pikiran-pikiran tentang dead line tugas, saat itulah yang membuat saya berpikir bahwa perjuangan saya masih jauh, belum berakhir, merekalah, sahabat-sahabat saya yang membuat saya tetap bertahan sampai sejauh ini, saling support, saling bantu, saling bimbing adalah cara kami, mahasiswa Bogor EduCARE dalam menghadapi setiap dobrakan yang kami terima di tengah perjuangan kami.

Banyak suka duka yang saya pribadi rasakan selama saya di BEC, dan mungkin rasa tersebut tidak akan pernah lagi saya dapatkan di tempat lain, karena saya tidak pernah merasakan saat-saat seperti itu sebelumnya selain di gunung.

Teruslah berjuang dalam kedewasaan hidup dan pikiran kalian..

PS: Untuk kalian di bukit tengkorak 25A yang selalu memberikan pelajaran berarti tentang bertahan dalam perjuangan kehidupan bersama..

Saya dan Kalian..

h1

Jenis-jenis simpul tali

Agustus 9, 2009

Simpul adalah ikatan pada tali atau tambang yang dibuat dengan sengaja untuk keperluan tertentu. Ikatan itu sendiri, khususnya yang digunakan pada saat Panjat Tebing, terbagi kedalam empat macam. Klik pada rantai tulisan bergaris bawah untuk keterangan dan gambar lebih jelas tentang beragam simpul dan cara membuatnya.

PERINGATAN! Semua tutorial pembuatan simpul dan mekanisme teknis panjat memanjat tidak bisa dipelajari dari sekedar membaca website. Carilah nasehat profesional langsung dari para ahli karena kesalahan dalam pembuatan dan penggunaan bisa berakibat FATAL.

Baca entri selengkapnya »

h1

Perlengkapan dan Pengepakan (Packing)

Agustus 9, 2009

Harga mati hukumnya Packing atau mengepak barang bagi kalian yang suka mendaki gunung, dan hal ini pun tidak bisa dilakukan sembarangan, karena jika kita salah memposisikan barang yang kita masukan, hal tersebut akan berpengaruh terhadap engsel-engsel tulang punggung kita, karena pada saat melakukan perjalanan yang panjang akan memakan waktu berjam-jam pula, berat berkilo-kilo yang kita bawa pun hanya bertumpu pada punggung kita saja. Nah berikut adalah trik dan tips bagi kalian yang baru mulai menyelami kegiatan alam bebas agar tidak salah dalam praktek di lapangannya nanti. Kita bahas sekarang..

Baca entri selengkapnya »

h1

P3K

Agustus 9, 2009

Sekarang-sekarang ini lg trend-nya nih kan di BEC mahasiswa pingsan?? Nah, saya punya cara-cara pertolongan cepatnya nih biar mereka yang pingsan jadi gk tidur lama-lama di Perpus, enak amat..?? Kita bahas deh…

PRINSIP-PRINSIP P3K

Pingsan
– Didengarkan apakah masih ada nafas (prinsip = nafas harus bebas), perhatikan gerakan dada dan perut, kita rasakan nafaskan
– Kalau masih ada nafas, tidak boleh diberi nafas buatan atau memasukkan apapun selama pingsan
– Bila ada benda di mulut/tenggorokan, ambil bendanya tsb, caranya :
– Dimiringkan, 1 tangan didekapkan ke dada dan 1 tangan lurus, 1 kaki ditekuk
– Penolong diantara kepala dan bahu, pegang 1 tangan diatas dahi, dan 1 tangan dibawah dahi
– Gulingkan, ambil benda yang ada di mult/tenggorokan
– Bila sudah diambil bendanya, kembalikan posisi
– Bila tidak ada nafas, beri nafas buatan

Tersedak
– 1 tangan kiri di perut korban
– Korban agak ditundukkan
– Tepuk punggung korban pake buku-buku jari atau tanggal menggepal di tekan di ulu hati
– Lakukan beberapa kali sampai benda yang tersedak bisa keluar

Luka bakar
– Tidak boleh dikasih odol atau obat lain
– Gelembung tidak boleh dipecah
– Luka harus bersih
– Luka baker harus disiram dengan air biasa (tujuannya agar tidak terasa panas)

Digigit Ular
– Diam, posisi duduk
– Tanda ular berbisa, ada 2 taring di bekas gigitan
– Tanda ular tidak berbisa, bekas gigitan biasa
– Prinsip penolongan mencegah bisa ular mengalir naik ke jantung
– Diikat dengan kencang
– Luka yang kena gigitan ditoreh lebar biar darah yang kena bisa ular keluar
– Tidak boleh diisap dengan mulut
– Tiap ½ jam sekali ikatan dilonggarkan agar udara lancar
– Segera dibawa ke RS/puskesmas terdekat

h1

Angin Topan/Angin Badai

Agustus 9, 2009

Angin Topan adalah pusaran angin kencang dengan kecepatan angin 120 km/jam atau lebih yang sering terjadi di wilayah tropis diantara garis balik utara dan selatan, kecuali di daerah-daerah yang sangat berdekatan dengan khatulistiwa.

Angin topan disebabkan oleh perbedaan tekanan dalam suatu sistem cuaca. Angin paling kencang yang terjadi di daerah tropis ini umumnya berpusar dengan radius ratusan kilometer di sekitar daerah sistem tekanan rendah yang ekstrem dengan kecepatan sekitar 20 Km/jam.Di Indonesia dikenal dengan sebutan angin badai.

Gejala dan Peringatan Dini
Angin topan tropis dapat terjadi secara mendadak, tetapi sebagian besar badai tersebut terbentuk melalui suatu proses selama beberapa jam atau hari yang dapat dipantau melalui satelit cuaca. Monitoring dengan satelit dapat mengetahui arah angin topan sehingga cukup waktu untuk memberikan peringatan dini. Meskipun demikian perubahan sistem cuaca sangat kompleks sehingga sulit dibuat prediksi secara cepat dan akurat.

h1

Longsor

Agustus 9, 2009

Longsoran merupakan salah satu jenis gerakan massa tanah atau batuan, ataupun percampuran keduanya, menuruni atau keluar lereng akibat dari terganggunya kestabilan tanah atau batuan penyusun lereng tersebut. Tanah longsor terjadi karena ada gangguan kestabilan pada tanah/batuan penyusun lereng. Penyebab longsoran dapat dibedakan menjadi penyebab yang berupa :

�Faktor pengontrol gangguan kestabilan lereng.
�Proses pemicu longsoran.

Gangguan kestabilan lereng ini dikontrol oleh kondisi morfologi (terutama kemiringan lereng), kondisi batuan ataupun tanah penyusun lereng dan kondisi hidrologi atau tata air pada lereng. Meskipun suatu lereng rentan atau berpotensi untuk longsor, karena kondisi kemiringan lereng, batuan/tanah dan tata airnya, namun lereng tersebut belum akan longsor atau terganggu kestabilannya tanpa dipicu oleh proses pemicu.

Proses pemicu longsoran dapat berupa :
�Peningkatan kandungan air dalam lereng, sehingga terjadi akumulasi air yang merenggangkan ikatan antar butir tanah dan akhirnya mendorong butir-butir tanah untuk longsor. Peningkatan kandungan air ini sering disebabkan oleh meresapnya air hujan, air kolam/selokan yang bocor atau air sawah kedalam lereng.
�Getaran pada lereng akibat gempa bumi ataupun ledakan, penggalian, getaran alat/kendaraan. Gempa bumi pada tanah pasir dengan kandungan air sering mengakibatkan liquefaction (tanah kehilangan kekuatan geser dan daya dukung, yang diiringi dengan penggenangan tanah oleh air dari bawah tanah).
�Peningkatan beban yang melampaui daya dukung tanah atau kuat geser tanah. Beban yang berlebihan ini dapat berupa beban bangunan ataupun pohon-pohon yang terlalu rimbun dan rapat yang ditanam pada lereng lebih curam dari 40 derajat.
�Pemotongan kaki lereng secara sembarangan yang mengakibatkan lereng kehilangan gaya penyangga.

Baca entri selengkapnya »

h1

My Dream, Kilimanjaro..

Agustus 5, 2009

Mt. Kilimanjaro

Kilimanjaro atau dulu disebut Kaiser-Wilhelm-Spitze adalah gunung di timur laut Tanzania. Gunung ini adalah gunung tertinggi di dunia yang berdiri bebas,  tingginya 4.600 m bila diukur dari kaki gunung.

Puncak Kilimanjaro sekaligus merupakan puncak tertinggi di Afrika, dengan ketinggian 5.895 meter di atas permukaan laut. Gunung ini juga disebut Kilima Dscharo atau Oldoinyo Oibor yang berarti gunung putih dalam bahasa Masai.

Kilimanjaro adalah gunung api strato raksasa yang sekarang tidak aktif, namun memiliki fumarol yang mengeluarkan gas di kawah yang terletak di puncak utama Kibo. Di Tanzania, puncak Kibo dikenal sebagai Puncak Uhuru.  Di tahun 2003, vulkanolog Jerman bernama Volker Lorenz memperkirakan magma cair terdapat di bawah permukaan kawah pada kedalaman 121,9 m (400 kaki).

Gunung Kilimanjaro sekarang mulai kehilangan salju yang menyelimuti puncaknya. Gletser yang menyelimuti puncak gunung ini sejak 11.700 tahun yang lalu semakin menipis. Dibandingkan dengan abad lalu, volume es di puncak Kilimanjaro sudah berkurang lebih dari 80%, dan penelitian yang dipimpin seorang paleoklimatologis dari Ohio State University bernama Lonnie Thompson memperkirakan salju yang menyelimuti puncak gunung ini akan menghilang sekitar tahun 2015 hingga 2020.

Mulai bulai Januari 2006, rute pendakian Western Breach ditutup oleh pemerintah Tanzania setelah terjadi longsoran batu yang mengakibatkan tewasnya 4 orang pendaki di kemah Arrow Glacier. Longsor diperkirakan terjadi akibat pecahnya batu-batuan di daerah tersebut yang tidak lagi membeku secara permanen.

Rute-rute pendakian resmi:

  • Machame
  • Marangu
  • Rongai
  • Lemosho
  • Umbwe
  • Shira
  • Mweka (hanya untuk turun)